Rabu, 02 Oktober 2013
Rabu, 24 April 2013
My view toward Teacher, Teaching and Education
“Teacher”, what comes to your mind when you hear the
word “Teacher”? Some people will say that teacher is someone who teaches some
students in a classroom. Some might say that teacher is someone that is so
smart so that s/he is teaching the others. Or some people say that teacher is a
hero without any service medal. Those statements are no wrong, but I have my
own definition about teacher. For me “teacher
is the front-liner of educational conflicts”, sounds ferocious, isn’t it? Why
I said that teacher is the front-liner of educational conflict? There are two
reasons that underlying my statement above. I said conflict because education
has conflict inside it, especially in Indonesia. The first conflict is in the
department and ministry of education itself. As you hear in every channel of
news, Indonesian education is now very chaotic, for example: The decreasing of
quality in National Examination, the late delivery of National Examination
question and answer sheet, curriculum that always changes, corruptions of BOS
money, until the idea of omitting English from elementary school. There are so
many chaos and conflicts and teacher is the front-liner of it. The second
conflict is more general, it is the conflict between the students and the
lesson they learn.
In
this post I will focus more on the second conflict which is the conflict
between the students and the lesson they learn. As I said
in my introduction, I view that teacher is the front-liner of educational
conflicts. So as the front liner, teacher should mediate the conflict between
students and the lesson they learn. Teaching is not merely about giving a stand
in front of the class, speak loudly, delivering the material on the book, and
punish everyone who messes up in the class. it is not what teacher should be, so
I come up with my second own philosophy which is “teaching is mediating the conflict between the students and the lesson
they learn”. What does it mean by that? In my opinion, there is a gap
between students and the lesson. And that's the teacher duty as the front-liner
of educational system to connect the gap between the students and the lesson. I know that
teaching is not as simple as I thought before. I used to think that teaching is
standing in front of the class, asking question, discussing some materials or
delivering the materials, but after I got the real experience in teaching real
students I realize that teaching is carrying the bigger responsibility to
mediate the gap between the students and the lesson. There are so many way in
mediating the students and the lesson. It can be by using game, using song,
video, AVAs to make our teaching more interesting. It needs teacher creativity
or else the students will not be connected to the lesson and the teacher will
fail to mediate them both. So what is your opinion? Is it hard to be a teacher?
Not only a teacher, but the front-liner of educational system. If I may say
being a teacher is difficult and carrying so many responsibilities to the
country and also to the students. So if someone out there said that “teacher is a hero without any service
medal”, that’s very true!
AKU vs BUKU
Menurutmu
apa itu buku? Saya sering dengar dari teman2 kalau buku itu adalah jendela
dunia. Ada juga yang mengatakan kalau buku adalah sumber inspirasi dan ilmu.
Semua itu benar, memang begitulah buku, saya tidak bisa mendebat lagi. Sialnya,
saya dari kecil jarang baca buku. Sekalinya punya buku, itu semua buku paket
pelajaran2 dan buku lks yang isinya gak menarik dan malah sering bikin pusing
dan mules bahkan mencret hahhahhaha. Buku2 yg ada di perpustakaan SD pun
buluk2 dan kadang sudah terlepas dari jilid-annya dan berserakan kemana2. Jadi
illfil dan tambah males deh pedekate sama buku. Mulai dari itulah sudut
pandangku terhadap buku mulai skeptical. Memang dari kecil orang tuaku juga
jarang beli buku, selain mungkin menurut mereka itu bukan kebutuhan primer dan jarang
banget ada toko buku di dekat rumahku, mungkin juga karena minat baca orang
tuaku dulu belum hebat, mereka masih terlalu sibuk bekerja sebagai pasangan
muda yg baru berumah tangga dan punya anak super imut kayak aku heheheh (pose chibi2).
Jadi ya begitulah, masa kecilku luput dari perhatian dan peran buku2 yg katanya
jendela dunia. Mulai masuk SMP aku mulai
dekat dengan buku, sialnya lagi buku yg deket sama aku waktu itu kurang
berkualitas. Cuma buku2 komik jepang yg aku pinjem dari persewaan buku deket
sekolah macam dragon ball, doraemon, kobo chan, sinchan dan bahkan sempat salah
pinjem komik goldenboy (ups, wakakakakka). Yah begitulah, fase hidupku ini
sudah berhasil mengenalkan aku sama buku yang kurang berkualitas dan satu buku ‘jorok’,
tapi it’s OK at least aku udah kenal dulu sama buku. Masuk SMA aku masih gak pernah beli buku
kecuali buku2 paket erlangga, yudhistira dan buku2 LKS yang kadang malah jadi
lahan bisnis sampingan para guru. aku dapat asupan nutrisi buku dari pinjeman sepupuku
yang mengkoleksi buku lupus (lagi2 buku ringan). Disaat anak2 normal seumuranku
mulai baca buku2 berkualitas karya penulis2 keren yang aku gak apal nama2
mereka karena kebanyakan kayak nama2 alien dari planet ‘saiya’. (dragonball
logic. Hihihihi. maklum, jarang baca buku berkualitas), aku masih baca lupus
dan seneng banget waktu itu karena ceritanya lucu dan banyak tokoh2 yg aneh
disitu, cocok bgt sama aku yg kebetulan punya muka yang aneh juga. Mulai dari
situ aku mulai suka baca lupus yang kupinjam 2 buku setiap minggu dari sepupu
ku itu (bahkan ada beberapa buku lupus yg lupa belum kukembaliin sampai
sekarang, hahahaha). Yah, pathetic memang hidupku di masa muda, masa kini juga
dink. Masa sekarang juga masih jarang beli buku, buat jajan aja susah! (makanku
banyak soalnya) tapi kalo sekarang banyak teman yg suka buku2 berkualitas, jadi
aku bisa pinjem deh. Pinjem sana pinjem sini dapat ilmu dan inspirasi. Kadang juga
dapat tamparan di pipi karena buku2 mereka sering jadi kusut karena aku bacanya
sambil tiduran di rak piring. (hahahaha, salah satu guyonan lupus yg masih
kuingat sampai sekarang). Bahkan karena kubaca sambil tidur, kadang buku2
mereka sering kena cairan bening kental yang berbau tajam, iler. (moga2 mereka
gak baca posting ini, kalaupun baca, sorry teman2 baru berani bilang sekarang
kalo buku kalian sering kena iler. Aku takut ditampar pipi lagi. Peace!(hahahah)
Aku suka buku? Iya! Aku seneng baca buku? Iya! Suka beli buku? I..iy…. enggak! Hahahaha..
Tapi entah kenapa, buku2 buat thesisku kok tidak semenarik buku2 yang kupinjem
dari teman ya? Mungkin aku memang suka membaca, but reading for pleasure. Reading
academically? Hmmmm?? Mungkin belum dapat panggilan hati. Intinya adalah, buku
itu sumber inspirasi dan kebijakan pola berfikir manusia. Jadi, selagi muda
adik adikku bacalah buku! Jangan tiru aku, karena itu hanya dikerjakan oleh
para professional yg terlatih!!!
Kamis, 18 April 2013
morning glory
darkness,
that's all what I see
consciousness,
that's what I seek to be
is it a delusion or I have woken up from my reverie
that's all what I see
consciousness,
that's what I seek to be
is it a delusion or I have woken up from my reverie
this fraction of verve been haunting elongatedly
suffering sore as pale as hell, drowned utterly in a vicious
agony
the sense of repeated misery come in me at your discretion
like a mystery
force me to walk my ass off my delicateness numerously to
the place I shouldn’t be
is it what is called divine decree?
I myself name it the excrement of liquidity
Kamis, 13 Desember 2012
Saffron is your disguise, verdant when you hit sunrise
Majesty in your chest, in my eyes you’re the best
Idiosyncrasy upon your name, in hands we have the game
Thoroughly admirable, conceitedly dependable
Hell rider on your back, hit wiseacre till blue and black
You are more than a friend, together reaching the end
We do overcome, weathering the storm
Endless devotion, sacrifice in motion
Rush never suppress, run like an express
Brotherhood indeed, aim to the good deed
Exotically bent, nature acquiescent
Never ending excitement, never avenge argument
Rabu, 12 Desember 2012
dream girl
gak bisa dipungkiri, setiap orang pasti punya tipe pasangan idaman. entah orang yang ada dalam tipe mereka itu benar2 ada atau tidak. memang kadang akan sulit menemukan seseorang yang benar2 mempunyai ciri2 sama persis dengan tipe pasangan idaman kita, tetapi tidak ada salahnya kan kita bermimpi. dulu saya pernah ditanya teman soal tipe cewek yg saya suka, tapi saya jawab sekenanya soalnya waktu itu saya lg ngantuk bgt. jadi, di blog ini akan saya coba uraikan ciri2 cewek yg saya idamkan secara detail. (saya yakin akan sulit menemukan cewek macam ini) however, this is the criteria of my dream girl whether she is existed or not:
- saya suka cewek yang kecil,
gak tahu kenapa menurutku cowok yg gede (kayak aku) tu kayaknya lucu aja kalo pasangan sama cewek yg kecil, imut gitu, enteng kalo digendong n bisa dilempar2. ahhahahah (becanda)
- gak perlu terlalu cantik lah, yang penting enak dilihat dan gak bosenin.
- bibirnya tipis, (supaya gak boros beli-in lipgloss/lipstick, hahahahah.)
- masih suka nonton film kartun. (lebih baik lagi kalo suka nonton Spongebob, puja kerang ajaib!)
- suka bercanda, tapi bisa menempatkan diri. (soalnya aku kalo bercanda suka gak tau tempat, jadi biar bisa ngingetin aku kalo bercandaku kelewatan. hehehehe)
- berpikiran out of the box, escaping the mainstream, imaginative tapi masih menjunjung nilai dan norma yang berlaku di daerah setempat. (iki ciyus)
- bisa main musik atau nyanyi.
di salah satu lagu Bang haji Rhoma Irama yg sekarang lagi sibuk caper (CAlonin diri jadi PEResiden) said that: "Memang dengan adanya musik dunia ramai jadi berisik tapi kalau tak ada musik dunia sepi kurang asik" (ngopo jal gowo2 oma irama? hahahahah) intinya hidup ini bakal asik dengan musik, makanya aku suka cewek yg bisa main musik/nyanyi.
- suka mencoba hal2 baru. mungkin hal2 yang gila. tentu saja dengan masih menjunjung nilai dan norma yang berlaku di daerah setempat. (hahahah.. jadi kayak pelajaran PKn)
- bukan seorang yang pemalu tapi juga gak malu2in.
- mau diajak naik vespa. (soalnya, dari pengalamanku kebanyakan cewek gak mau naek vespa. padahal kan seksi bgt kalo liat ada cewek bonceng vespa, apalagi naik sendiri. beeeehh.. klepek2 deh guwe.)
- baik hati, tidak sombong dan suka menabung. (beneren. I ciyusly mean it)
- yang terakhir dan paling penting adalah: dia mencintai aku stulusnya. percuma dg kriteria2 yg diatas kalau ternyata dia gak mencintaiku dengan tulus.
yap! pasti kalin berpikiran kalau kriteria cewek idamanku muluk2 dan terlalu tinggi. "siapa elo, ganteng aja enggak, mau dapet cewek kayak kriteria diatas? mimpi lo mas berow!!" aku yakin pasti kayak gitu jeritan hati kalian para pembaca... hahahah.. ya kan?? iya, aku emang lagi mimpi, baca aja tu judul di atas "DREAM GIRL". gak ada salahnya bermimpi guys, kali aja emang Tuhan berbaik hati bakal memberikan aku jodoh kayak yg aku pengen di atas. tapi kalaupun enggak juga gak apa2, aku akan mencintai jodohku nanti setulusnya siapapun dia. if God gives me my dream girl my life will be perfect, but if not, it's OK because I'm not looking for a perfect life. :)
Kamis, 29 November 2012
gak tahu kenapa malam ini lagi2 aku gak bisa tidur. Tadi buka facebook bentar jadi agak ngantuk sih, trus pindah ke kasur pengen tidur, eh pas dikasur malah mata ini jadi terang. Mau buka facebook lagi, males udah malam gini pasti sepi. mau ngegame, bosen, game nya itu mulu, belum install lagi. nonton film, udah kutonton semua. (ada sih yg belum ditonton, tapi film horor sih, malem2 gini, sendiri pula. gak dulu deh) Yaudah nulis di blog aja, udah lama juga sih gak update ini blog. Kasian juga sama gajah di atas nangkring mulu nungguin tulisan2 membahana dariku. hihhihi.
Kalo pas lagi momen gak bisa tidur gini jadi inget waktu tidur bareng anak2 di kos. (oh iya, kita punya satu kamar kos yang dananya disuplai secara swadaya masyarakat alias patungan.) nah, kalo kita lagi nginep bareng di kos, ada satu temenku yang suka banget curhat. kalo hari2 biasa sih bisa dibilang dia pendiem bgt, tapi kalo pas temen2 udah pada ngantuk pengen tidur dia gak ada henti2nya buat nyerocos. segala macam hal dia curhatin sampe2 kita jadi melek hingga subuh. nyebelin kan? trus kalo udah bener2 ngantuk bgt kita bakalan bilang ke dia " udah ya bro, kita tidur dulu." setelah kita terlelap pules beberapa saat dia bakalan bangunin kita, dan karena kaget mengira ada kebakaran atau gempa bumi, terpaksa kiuta bangun dan tahukah anda apa yg dia bilang pas kita bangun? dia bilang gini: "bro, jadi gak? katanya kamu mau tidur?"
SIAL bgt kan? yah, begitulah kisah sahabat ajaibku, walau nyebelin dan sering ngusilin satu sama lain tapi kita semua saling menyayangi. itulah sahabat..
kangen kalian guys... :-)
Kalo pas lagi momen gak bisa tidur gini jadi inget waktu tidur bareng anak2 di kos. (oh iya, kita punya satu kamar kos yang dananya disuplai secara swadaya masyarakat alias patungan.) nah, kalo kita lagi nginep bareng di kos, ada satu temenku yang suka banget curhat. kalo hari2 biasa sih bisa dibilang dia pendiem bgt, tapi kalo pas temen2 udah pada ngantuk pengen tidur dia gak ada henti2nya buat nyerocos. segala macam hal dia curhatin sampe2 kita jadi melek hingga subuh. nyebelin kan? trus kalo udah bener2 ngantuk bgt kita bakalan bilang ke dia " udah ya bro, kita tidur dulu." setelah kita terlelap pules beberapa saat dia bakalan bangunin kita, dan karena kaget mengira ada kebakaran atau gempa bumi, terpaksa kiuta bangun dan tahukah anda apa yg dia bilang pas kita bangun? dia bilang gini: "bro, jadi gak? katanya kamu mau tidur?"
SIAL bgt kan? yah, begitulah kisah sahabat ajaibku, walau nyebelin dan sering ngusilin satu sama lain tapi kita semua saling menyayangi. itulah sahabat..
kangen kalian guys... :-)
Langganan:
Postingan (Atom)

